Menjadi besar dengan Hati
Posted on January 17th, 2008
Beberapa hari yang lalu saya dikenalkan sama dua orang hebat oleh teman saya. Suami istri, tapi dua-duanya orang hebat. Mungkin saya bukan orang yang jago bercerita tentang masalah ini tapi mudah-mudahan saya tidak merendahkan mereka di dalam tulisan saya ini. Karna saya benar-benar mengagumi mereka berdua. Beberaoa hari yang lalu saya di minta untuk menemani teman saya bertemu dengan sesseorang guna membahas sebuah bisnis. Karna dia tinggal di jakarta jadi setiap ke Bandung saya selalu jadi guide dadakannya. Setelah bertemu dia langsung meminta saya mengantarkan dia ke tempat tujuannya karna memang sudah hampir telat. Tak sampai 10 menit kita sudah sampai di tempat tujuan yang ternyata tidak begitu jauh dari tempat tinggal saya.
Sweeta Bob Gurbani
Saya lalu dikenalkan sama seorang wanita setengah baya tetapi masih sangat energik, namanya Sweeta Bob Gurbani. Seorang pemilik toko yang kita datangi. Beliau memakai baju t-shirt warna kuning dan celana jeans. Merasa nggak kenal dan tidak berkepentingan saya lalu keliling-keliling toko itu melihat-lihat. Toko itu dipenuhi oleh bermacam-macam benda dari poster, piagam, asbak, coklat boneka-boneka dan sebagainya. Rame banget degh pokoknya. Dari percakapan yang terdengar oleh kuping saya ternyata itu hanya bersifat sementara. Hanya sekedar meramaikan moment valentine yang sebentar lagi bakal dirayain ma orang2 yang kasmaran itu, katanya sambil tersenyum ramah.
Setelah puas keliling mengubek-ubek display kartu ucapan, saya lalu keluar. Bosan juga ternyata berada di toko seperti itu. Barang-barangnya ce banget sih. Repot juga di situ lama-lama. Banyak yang saya lewatkan di toko itu. Belakangan saya baru tau ternyata toko ini punya produk andalan berupa Frame photo. Teman saya beberapa kali mengajak saya untuk masuk kembali tapi saya meminta waktu sebentar untuk sedikit memasukkan nikotin ke dalam paru-paru saya. Mereka menyetujuinya.
Tak beberapa lama kemudian saya disusul lagi oleh teman saya yang lain, saya diminta untuk masuk karna katanya pembicaraan sudah masuk ke topik disain dan saya diminta unutk ikut mendengarkan. Ternyata mereka sedang tertawa-tawa sedang membicarakan sesuatu dengan santainya. Saya lalu merasa nyaman dan duduk dengan santainya berbaur. Tapi ya ampun ternyata mereka menggunaka bahasa ingris sebagai bahasa komunikasi. Lagi-lagi saya merasa berada di tempat yang salah. Saya seperti seorang alien di rumah sendiri melihat orang eropa dan india itu sedang ngobrol.
Dengan berat hati saya lalu memaksakan untuk ikut dalam percakapan. Tapi saya dengan tegas menempatkan diri sebagai orang indonesia dengan berbahasa indonesia tentunya. Beberapa kali saya dilibatkan dengan percakapan berbahasa internasional itu. Dan dengan semangatnya saya tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Sebenernya bukan karna saya bersifat nasionalisme tapi lebih karna saya nggak mau orang2 itu ketawa mendengar bahasa yang keluar dari lidah saya yang kelipet lipet ini.
Pembahasan itu sangat menarik sekali, ternyata ibu Sweeta ini sedang mengisahkan pengalamannya beberapa tahun belakang. Saya nggak akan mungkin menuliskannya di sini karna bisa sampai berhalaman-halaman dengan cara penulisan saya yang seperti ini. Yang membuat saya kaget beliau menceritakan pengalamanya sambil menerangkan “Marketing Manajemen”. Jurusan yang saya geluti beberapa tahun silam saat masih kuliah. Saya kaget banget semua mata kuliah saya dia ceritakan dalam waktu tak kurang dari dua jam. Dengan sambil tertawa dan sedikit merendah dia menceritakan jurusan saya tersebut dengan sangat faseh.
Hampir saja saya mengutuk dosen saya yang bilang Phillip Kottler itu seorang laki-laki. Tapi saya sadar itu nggak mungkin karna jelas Phillip Kottler itu lahir 1931. Lalu saya berpikir bisa jadi ibu ini Hermawan Kertajaya abis dia menerangkan rahasia suksesnya yang saya yakin dia dapat dengan sangat sulit itu dengan santainya.
Ada beberapa hal yang masih dapat saya ingat yaitu:
1 uang bukan segalanya,
Kita harus dapat memuaskan pelanggan kita dengan memenuhi semua kebutuhannya. Baik itu kebutuhan pokok maupun kebutuhan sekundernya dalam mencari barang yang di inginkannya. Kalau kita sudah dapat memenuhi semua itu maka mereka dengan rela akan mengeluarkan uangnya buat kita.
2. lakukan pekerjaan dengan hati
Melakukan pekerjaan dengan hati akan membuat kita dapat mencuri hati pelanggan kita dengan gampang.
3. jangan lakukan suatu bisnis yang tidak kamu nyaman di dalamnya, kamu akan mengorbankan dirikamu sendiri dan juga orang lain yang berhubungan dengan kamu.
4. kepercayaan dan kejujuran akan memberikan kamu kesetiaan.
5. tak ada suatu jenis usaha yang dapat memberikan suatu kepuasan secara instant. semuanya harus dilakukan secara bertahap. tak mungkin membangun sebuah kerajaan atau candi hanya dalam satu malam. itu hanya ada dalam dongeng2 katanya.
Bob Gurbani
Tak berapa lama ada seorang bapak2 tua memasuki ruangan. Kemudian ibu Sweeta memperkenalkan kami dengan beliau. “He’s the man”, katanya. Laki-laki itu lalu memperkenalkan diri “Bob Gurbani” katanya. orangnya lebih kecil dari saya (saya paling pendek diantar orang2 yang ada di sana). umurnya berkisar antar 60 sampai 65an. Tapi masih terlihat sangat segar dan sehat. Senyum selalu menghiasi bibirnya sehingga membuat nyaman orang yang berhadapan dengannya.
Pembicaraan terus berlanjut dan saya hanya mampu mendengar,
Kemudian beberapa kali pak Bob menimpali istrinya berbicara. Mereka kadang-kadang berbicara bersamaan. Anehnya pembicaraan itu seakan saling melengkapi dan menerangkan, apa yang diceritakan malah semakin jelas dan mudah di pahami. Benar2 aneh, pasangan yang sangat klop.
Ketika pembicaraan sudah memasuki tekhnis dan masuk kepada inti pertemuan saya mulai gerah karna itu adalah bisnis dan saya tak ada di dalamnya. Nggak enak aja tahu isi dapur rumah orang lain. Pak Bob lalu memulai percakapan dengan menceritakan pengalaman2nya. Bahasa Ingris beliau sangat enak untuk di dengar malah saya lebih suka bahasa inggris dia daripada bhs inggris orang eropa karna dia mengucapkannya dengan pelan dan jelas. Sehingga memudahkan saya yang memiliki pengetahuan minim untuk bidang ini dapat terus mengikuti percakapannya. Tapi tentu saja saya memegang prinsip saya dengan teguh. Saya akan terus menjawab pertanyaannya dengan bahasa indonesia huhuhuhuhu tka berapa lama setelah itu beliau mulai menyerah dan mulai menggunakan bahasa indonesia sebgai bahasa pengantar. Walaupun tetap aja dia seringkali menyelinginya dengan bahasa inggris.
Satu persatu Pak Bob ini membuat saya terkejut. Dia lalu menceritakan bagaiaman dia di kecewakan oleh pribumi dengan kebohongan dan cara curang. Dia tidak pernah menyebut orang2 yang dia ceritakan sebagai kriminal. Tapi ia selalu menyebutkannya dengan sebutan “nakal”. Sedikit kecewa dengan cara berbisnis orang lokal yang hanya mementingkan keuntungan jangka pendek. Lagi-lagi dia menguatkan teori istrinya dengan cara yang sangat simple.
Dia lalu bercerita tentang pengalaman hidupnya, ceritanya selalu di hiasi dengan humor yang renyah sehingga membuat saya nggak mampu menahan tawa. Beberapa kali orang2 yang sedang berbisnis itu melihat kearah kita tapi kemudian pak Bob terus bercerita ttg pengalamannya tanpa merasa terganggu dengan tatapan curiga itu. huhuhuhu
Dia lalu menceritakan betapa pentingnya suatu hak cipta. Dengan berapi-api dia menenerangkan bahwa dialah satu2nya orang yang boleh menggunakan frame yang tidak memiliki sambungan di tiap-tiap sudutnya. Saya yang nggak begitu memperhatikan pertama kali, kemudian saya melihat frame-frame itu sekali lagi. Ternyata memang nggak ada sambungan di tiap-tiap sudutnya. Saya lalu tersenyum memuji ide beliau. Beliau adalah orang yang sangat mementingkan kualitas. Semua harus serba perfect. Dan untuk bisa seperti itu “kamu harus melakukan sendiri pekerjaan itu”, katanya.
Kemudian dia menceritakan bagaimana sampai dia di telphone oleh Bill Clinton salah satu presiden paman sam itu. Caranya bercerita membuat saya tak mampu menahan ketawa. Untuk orang no 1 di Amerika itu dia dengan bangganya menceritakan sudah memberikan diskon sebesar 25%. Asal sang presiden bersedia memberikan sedikit komentar tentang hasil karyannya yang hanya berupa sebuah frame photo warna bendera Amerika tak bersambung yang dia register itu. Sang Presiden ternyata benar-benar memenuhi janji istrinya kepada Pak Bob dan mengucapkan ucapan terima kasih secara personal walaupun hanya lewat telephone.
Da juga kemudian bercerita tentang pengalamannya membuat frame photo untuk perdana mentri india. Saya orang indonesia tapi saya juga orang india katanya. Saya indonesian indian kalo nggak salah dia bilang begitu. Dengan bersusah payah dia diperbolehkan menghadap perdana mentri pujaan hatinya itu untuk memberikan frame photo hasil karyanya. Saya lupa siapa namanya. Dia bilang dia benar2 hanya memilik waktu 2 menit setelah di melalui pemeriksaan yang sangat banyak dan ketat. tapi dia puas karna dia dapat tanda terimanya berupa secarik kertas resmi ucapan terimakasih yang dibubuhi pita huhuhuhuu lagi2 saya tertawa mendengarnya. “great man with a good heart”.
Dia kemudian sedikit menceritakan pengalamannya yang sedih ketika harus menutup usaha tekstil yang dia bangun pertama kali sebelum usaha frame ini. Padahal dia sudah memiliki pelanggan tetap dari kalangan2 atas seperti mentri dan beberapa orang penting lainnya. Karna jas bikinannya tak punya saingan kala itu. Kualitas dan kenyamanan nomer satu degh katanya. Dia menyebutkan beberapa nama orang penting masa lalu kepada saya tak ada yang saya ingat, maaf. Saya nggak begitu hebat mengingat nama orang penting.
Dia lalu bercerita tentang pentingnya menghargai karya cipta, dia memiliki seratus lembar surat resmi karya cipta dari ide2 yang sudah dia buat. Katanyalagi pada tahun 1970an Indonesia tidak mau mengesahkan register disain produk, katanya yang boleh itu cuma brand dan logo. Selain itu nggak ada. Indonesia nggak mengakui adanya hak cipta di luar itu. Sehingga pembajakan dan pemalsuan produk tdak dapat di gugat di indonesia waktu itu. Pada waktu Soeharto lengser dan Megawati naik sebgai presiden, Indonesia sangat membutuhkan bantuan dari negara luar. Hal ini yang membuat indonesia ditekan untuk dapat menyetujui kesepakatan tentang hakcipta. Pada masa itu ia dipanggil oleh orang kehakiman untuk cepat2 meregisterkan ide-ide dia. Karna hal tersebut sudah bisa dilaksanakan. Alhasil dia memiliki lebih dari seratus lembar dokumen hak cipta.
kepanjangan nih,
Singkatnya saya dan teman saya berpamitan. Dia lalu menawarkan untuk membantu meregistekan merk saya ke departemen kehakiman. Lebih baik kamu melakukannya sendiri katanya gak usah pake pengacara karna kebanyakan pengacara itu nakal-nakal katanya lagi huhuhuhu
Kalau bukan kamu yang menghargai hasil karya kamu lalu siapa lagi katanya lanjut. Kamu harus benar-benar memiliki apa yang kamu miliki katanya. Dan dia berjanji akan mengenalkan saya dengan orang departemen kehakiman temannya itu biar saya nggak di caloin nanti. Katanya cari aja saya di sini, saya akan bantu. uhhh so sweet. baik banget sih.
Tulisan Terkait:
Tags: favorite, fun, Manusia
Filed under chiffonier |
49 Responses to “Menjadi besar dengan Hati”
-
Ina Says:
January 17th, 2008 at 10:05 amMenjadi besar dengan hati…!
nice… Pelajaran berharga yang bagus banget,bedh.Thx…bedh.

Ina’s last blog post..Suka, Sayang dan Cinta.
wah nggak ada maksud wat menggurui, sekedar nyeritain orang yang saya temui gak sengaja ternyata mampu membuat saya terkagum-kagum huhuhuhu hiperbola nggak sih?
-
Ina Says:
January 17th, 2008 at 10:06 amwah…Vertamaxxx ! *nyengir :mrgreen:
Ina’s last blog post..Suka, Sayang dan Cinta.
huhuhu iya tuh, adit kemana yah? tumben2nya

-
Goop Says:
January 17th, 2008 at 10:07 amWah mendebarkan, sekaligus banyak pelajaran disana. Saya jadi teringat Bob Sadino, yang diawal-awal merintis usahanya, juga menggunakan langkah-langkah yang sama dengan 5 langkah diatas.
Sekarang ini katanya lagi banyak orang yang gandrung dengan buku-buku biography orang sukses, semoga postingan ini menjadi salah satunya.
Sayang kemudian, ternyata di beberapa sudut, justru tertarik oleh perjuangan uniknya, artinya ketimbang yang berjuang dengan cara normal, dan belajar dari bangku sekolah, serta kuliah dan bekerja keras untuk sukses di dua ranah itu, banyak yang lebih suka cerita heroik bagaimana seorang yang tidak sekolah bisa menjadi kaya..
menurut saya, dua-duanya bisa saja terjadi, namun cerita heroik itu, tidak semua berakhir dengan keberhasilan..
bergitulah barangkali * :lol: *Goop’s last blog post..Kuasa
saya lupa nggak sempet nyanyain dia sekolah pa nggak. huhuhuhu
saya tak punya banyak waktu untuk mengorek secara ditail pengalaman beliau2. lagian sepertinya beliau itu orang yang sibuk.
tapi setau saya dia juga menyekolah kan anaknya tinggi2 kok.
sekolah itu penting. karna bagi saya bedanya orang sekolah dengan orang yang tidak sekolah itu di pola pikir mereka menghadapi masalah.
bukan berarti orang tidak sekolah gak bisa, tapi butuh waktu yang lama dan pengalaman yang segudang. dan butuh proses yang berbelit-belit untuk dapat pelajaran yang kadang2 hanya di lalui dengan 2 atau 4 sks.
tapi bukan berarti juga orang sekolah itu lebih pintar, karna nggak semua orang yang benar2 belajar dan gak cuma sekedar menghapal.
-
Hanna fransisca Says:
January 17th, 2008 at 11:02 amSalut tuk ke dua temannya, Bedh.
Ya, hak cipta di Indonesia, malas ah Bedh. Kita sama-sama tahu deh ceritanya seperti apa.Aku suka banget lima pembicaraan temannya itu dan saya sangat setuju. Apalagi tentang kepercayaan dan kejujuran.
Lumayan panjang, hehe. Sebenarnya kan bisa di penggal jadi dua atau tiga postingan. Tapi, saya suka karena dapat ilmunya sekaligus tanpa perlu menunggu.
Hanna fransisca’s last blog post..Antara Suka dan Cinta
mereka seringkali mengatakan itu berulang-ulang sehingga saya jadi hapal. “trust and loyality” memang susah sekali dalam praktekknya tapi mereka menggambarkannya dengan sangat simple tanpa unsur caci maki membuat saya jadi sedikit merasa iri.
wah kepanjangan yah, mudah2an nggak terlalu membosankan. koment oot ma fast reading masih di halalkan kok di blog ini. asyik2 aja, huhuhuuh -
emina Says:
January 17th, 2008 at 11:16 amtadi kok komen saya dimoderasi

ah, betul. Lakukan hal -hal yang baik -termasuk pekerjaan kita, dengan hati. Dengan penuh kesungguhan. Maka akan tampak berbeda hasilnya. Tentunya kita akah lebih mencintai apa yang kita kerjakan itu, dan lebih maksimal dalam usaha pencapaian hasilnya…
dan hal -hal besar itu, tak hanya milik orang terkenal kok ya. Kita pun bisa melakukannya ^_^
Bedh orang bandung ya? silakan liad pengumuman kopdar orang bandung di blog saya

maap jadi iklan, kasi tau juga teman yang lain
makasih ^_^emina’s last blog post..Pengumuman: Undangan Kopdar Bandung Bagian 2 !!!
moderasinya hanya buat yang pertama kali komeng kok, sedikit trik dari teman wat menghindari spam dan komen2 yang nggak di inginkan dari orang tak di kenal. tapi untuk seterusnya nggak di moderate lagi kan?
berangkat……
ntar di kasih tau deh ma temen2 yang ngeblog dari bandung tapi sepertinya nggak banyak tuh. paling cuma ada 3 orang. gpp yah…. -
Dy Says:
January 17th, 2008 at 11:16 amwow..ada banyak pelajaran yang aq dapatkan dari sini.
sepertiny, aku akan bolak-balik baca postingan ini nih.., ^-^btw, di atas ada ditulis “Dia lalu menawarkan untuk membantu meregistekan merk saya ke departemen kehakiman” >>>apa nih merknya, keren euy..sudah punya produk, yang bisa dipatenkan yah?
Dy’s last blog post..nostalgia dulu ya..
wah makasih banyak,
saya dapat banyak dari obrolan saya dengan dia yang hanya beberapa jam itu, senang sekali kalau ada orang lain juga mendapatkan keuntungan dari sana
soal merek hanya sedikit usaha kecil2an wat mensupport hidup huhuuhu gak penting banget sebenernya wat di tulis di sini.
thx yah. -
qzink666 Says:
January 17th, 2008 at 11:40 amIh, mencerahkan, bro..
Saya mengambil banyak dari sini tanpa kamu sadari..
*pulang sambil berdendan*qzink666’s last blog post..Cuma Dipake Buat Kencing??
hina aja terus…….
-
tukangkopi Says:
January 17th, 2008 at 12:56 pmpelajaran yang bagus banget bro..btw saya pernah mengecap kejatuhan yang pahit dalam bisnis
sekarang gw jadi kuli dulu, tapi pasti ntar gw balik ke dunia itu lagi.. 
tukangkopi’s last blog post..Kedai kopi cap putri duyung
sepertinya mang gitu bro… beliau dari ceritanya juga beberapa kali ngalamin. tapi doi tetep mencoba tuh. dan kayanya gw juga mo nyobain begitu juga. beberapa kali sempet juga ngalamin kegagalan. tapi sekarang lagi nyoba lagi yah, kesalahan2 yang kemaren di lakukan kali ini saya coba hindarkan. tapi lom ada kepastian bakal berhasil seperti seperti kisah2 pengusaha sukses itu. tapi setidaknya saya nggak nyerah. paling tidak gak sekarang.

-
sigid Says:
January 17th, 2008 at 3:01 pmYang nomor duwa (2) itu mas, melakukan pekerjaan dengan hati dan akan membuat penjual dapat mencuri hati pelanggan dengan gampang.
Jarang lho mas, pernah beberapa kali saya kalau masuk toko/ warung makan (yang bagus), di-semena-menai hanya karena pakai jeans, kaos, sandal jepit.

menurut obrolan waktu itu, antara bu Sweeta dan Temen saya yang menjadi konsultan beliau kalo nggak salah. setiap visi dan misi perusahaan yang diinginkan oleh pengelola atau pun pemilik usaha harus dapat di tularkan dan di tanamkan ke setiap lapisan yang ada di perusahaan. coba perhatikan bank bca itu sampai satpamnya pun tau bagaimana cara mendaftar online banking lewat fasilitas internet yang ada di sana. padahal jelas2 tugasnya bukan sebagai costumer servis. tapi gayanya udah kaya PR segala menyambut pelanggan dengan tersenyum walaupun masih kelihatan tegas. berat sih memang menanamkan kepada karyawan bahwa mereka juga hendaknya mempunya rasa memiliki terhadap perusahaan dimana mereka cuma jadi pekerja. entah bagaimana caranya. tapi konon itulah seninya manajemen.

-
zal Says:
January 17th, 2008 at 7:55 pm::wah..kamu sudah jadi pencipya ya bedh…, apa rahasianya…

zal’s last blog post..PONGAH
setiap orang punya rahasia pak. cuma kan katanya lebih baik tangan diatas dari pada tangan di bawah. saya malu juga setiap ke tempat dirimu menadahkan tangan. walaupun sedikit setidak nya di sini saya mencoba meletakkan tangan saya diatas. perkara keluar dari sini mo langsung dibuang ke tong sampah karna nggak ada gunanya juga nggak masalah, gpp kok.

jadi apa rahasianya pak zal, bisa dekat dgn pencipta?
-
Siti Jenang Says:
January 17th, 2008 at 8:59 pmwah kayak Thomas A. Edison tuh orang, tapi 1/10 doang sih. emang enak dengerin orang sukses bicara sejarah bisnisnya. tapi, orang sering lupa (atau gak mau tau) bahwa banyak liku-liku di sepanjang perjalanannya. akhirnya ngejar untung sesaat, tapi reputasinya pun sesaat. dihindari rekan bisnis di sana-sini. ternyata memang bisnis gaya sosialis yang lebih pas dan nyaman enak buat orang Indonesia kayaknya…

Siti Jenang’s last blog post..Keselarasan Dalam Ilmu Kejawen
mau berbagi tentang berbisnis ala Siji Jenar nggak mas? saya tunggu yah…. 
-
joyo Says:
January 17th, 2008 at 11:27 pmweleh kok puanjang bener, simpen dulu…
joyo’s last blog post..blogwalking ke ‘dunia lain’
nggak tau kenapa saya susah sekali mo ngeringkasnya mas, jadinya yah begini. maap kalo jadinya malah sedikit membosankan.

-
Praditya Says:
January 18th, 2008 at 2:31 am4. kepercayaan dan kejujuran akan memberikan kamu kesetiaan.
Ini bener2 berguna buwat saya Bedh…

Praditya’s last blog post..Milik Kami Berdua: Yang Lain Ngontrak!
saya nggak tau itu benar pa salah dit, hasilnya mungkin akan berbeda-beda tiap orang jika dipraktekkan. yang saya tuliskan cuma pengalaman dia yang saya tangkap dari pembicaraan yang singkat. bahkan bisa jadi saya salah menuliskannya karna daya ingat saya yang minim.
tapi seandainya dirasakan ada benarnya anggap aja yang saya tulis disini sebagai salah satu tambahan referensi. ya nggak?
-
Yari NK Says:
January 18th, 2008 at 7:50 amSaya hanya sedikit bingung dengan dua kontroversi di atas, atau mungkin saya yang salah mengerti atau salah baca, tetapi di satu alinea mereka mengatakan bahwa “uang bukan segalanya” tetapi di alinea lain mereka sangat menekankan “hak cipta”. Nah, penekanan pada “hak cipta” ini bukankah nanti ujung2nya juga uang?

Yari NK’s last blog post..Keliling Dunia Gratis à la Cyrano de Bergerac
lah dari awal kan niat berbisnis itu emang wat nyari uang mas? cuma kan tinggal lagi bagaimana cara kita dalam mencapainya. ujung2nya emang duit kok, cuma sebelum sampai ke ujung itu kan yang mempengaruhi hasil di ujung itu. walaupun sering kali memang perkara hak cipta ini cuma sekedar masalah uang tapi nggak semuanya didalam itu hanya perkara uang. Seandainya ada orang lain yang menggunakan nama Yari NK memberikan commentar di tempat lain atau bahkan membuat sebuah tulisan yang mirip dengan yang bapak tulis tapi bedanya dia mendapatkan uang dan tidak memberikannya bapak apapun sebagai imbalan bagaimana pengaruhnya terhadap bapak?
anggaplah hal itu nggak begitu mempengaruhi bapak karna bukan uang yang bapak kejar. tapi seandainya commentar dan tulisan itu malah membuat kredibilitas bapak rusak, apa bapak masih akan terus membiarkannya? -
Yari NK Says:
January 18th, 2008 at 7:53 amOh koreksi sedikit:
Di atas tertulis: Nah, penekanan pada “hak cipta” ini bukankah nanti ujung2nya juga uang?
Seharusnya :Nah, penekanan pada “hak cipta” ini bukankah nanti ujung2nya juga untuk menghasilkan uang?
Hehehehe…. koreksinya cuma penambahan dua kata saja.

Yari NK’s last blog post..Keliling Dunia Gratis à la Cyrano de Bergerac
beliau juga beberapa kali mengalami pemerkosaan hak cipta itu, dia menceritakan beberapa mengalaminya dan pada saat itu juga dia sedang membuat surat peringatan terhadap seseorang yang menggunakan brand dia tapi tuntutannya juga nggak aneh2 kok, dia cuma minta royalti sebagai pencita di keluarkan kalau nggak mau ngeluarin dia hanya minta miliknya untuk nggak di pakai lagi. masuk akal kan? jika kita menggunakan atau memakai hak orang lain untuk menghasilkan uang ataupun apapun hasilnya demi keuntungan kita kenapa nggak mau ngeluarin hak yang memang bukan milik kita. ya nggak?
tapi saya terbuka kok, mungkin ada penjelasan lain yang lebih tepat? -
gempur Says:
January 18th, 2008 at 1:51 pmHemmm uang bukan segalanya, itu betul, tapi apa semua juga sadar kalo pada dasarnya hidup kita ini didikte oleh yang namanya uang.. hehehehe
btw, tips-nya bagus banget.. mencerahkan.. mudah2an saya bisa menjadi pengusaha sukses ya … amin
-
Hedwig™ Says:
January 18th, 2008 at 2:44 pmAda yang lupa untuk ditanyakan, apakah talent sangat berperan didalam usahanya.
Nice story. -
perempuan Says:
January 18th, 2008 at 3:14 pmkayaknya tulisan ini juga hasil dari kerja hati, makanya bisa peweanjang

Inti dari lima poin itu juga kayaknya dari sana, hati diperlukan dalam bisnis untuk bisa untung tanpa merugikan rekan bisnis.Btw Indonesia banget tuh… heee okeh!!
perempuan’s last blog post..I-m-a-j-i-n-a-s-i (baca: imajinasi)
-
Siti Jenang Says:
January 18th, 2008 at 4:44 pmwah kalo tip bisnis ala siti jenar sih bahaya bedh… situ kan tahu akhirnya… dipenggal… muahahaha…

Siti Jenang’s last blog post..Keselarasan Dalam Ilmu Kejawen
-
qzink666 Says:
January 18th, 2008 at 5:38 pmImajinasi, kreatifitas dan kerja keras..
Mungkin campuran ketiga unsur itu kali ya, bro yg membawa beliau berada di posisinya sekarang…
qzink666’s last blog post..Bertanya Again and Again
-
aprikot Says:
January 18th, 2008 at 5:48 pmnice story

aprikot’s last blog post..mencintai mas sipit
-
antarˆpulau Says:
January 19th, 2008 at 12:06 am“……Dan dia berjanji akan mengenalkan saya dengan orang departemen kehakiman temannya itu biar saya nggak di caloin nanti…..”
==========*gaya calo ‘gi ngomong* :mrgreen:
antarˆpulau’s last blog post..akhirnya ketemu juga…
-
Mardies Says:
January 19th, 2008 at 1:22 amAh, benar juga. Bisnis mesti jujur, sabar, kreatif dan dengan hati. Saya pernah berbisnis. Tapi yang namanya masih muda, masih bodoh, masih emosian jadi gagal beberapa kali. Sekarang juga mau bisnis lagi. Thanks mas Bedh!
Mardies’s last blog post..Siyal, Ujian CCNA Lagi (Tapi yang Ini Lebih Menyenangkan)
-
Hair Says:
January 19th, 2008 at 2:18 amTau gak kalo saya pernah jewer kupingnya Bush?
hubungannya apa nech -
Hoek Soegirang Says:
January 19th, 2008 at 2:23 am*komeng standar*
wah! mencerahkan!!!
__________________
gila sangadh! keyen! saia jadi terinsfirasi fengen mbikin frame photo!!!
*lha?*Hoek Soegirang’s last blog post..Klarifikasi Tulisan
-
qzink666 Says:
January 20th, 2008 at 5:44 amWooiii, kemana aja, bro??
Lagi ikutan pelatihan bikin frame sama om itu yah??
*disate karena OOt*qzink666’s last blog post..Meracau…
-
bayu Says:
January 20th, 2008 at 3:29 pmuhuuyyy,..
ntar ajarin aku yah cara registernya.idola kali lah kau ni bedh!
-
sawali tuhusetya Says:
January 21st, 2008 at 7:17 am“Lakukan pekerjaan dg hati!” Mas bedh, kayaknya selama ini bangsa kita belum bisa bekerja dengan hati, yak, sehingga banyak terjadi kasus penyimpangan dan anomali sosial, halah, yang merugikan bangsa dan rakyat banyak. mudah2an resep itu bener2 mampu mengilhami bangsa ini untuk bisa bekerja dengan hati, bukan dengan otak semata. walah, OOT, ndak yak! :mrgreen:
sawali tuhusetya’s last blog post..Sutardji Calzoum Bachri, Maman S. Mahayana, dan Saut Situmorang
-
'Nin Says:
January 21st, 2008 at 7:33 amUntuk pertemuan pertama, mereka bisa begitu banyaknya memberikan pengayaan pada orang yang baru dikenalnya….
Wajar kalo membuat kagum…
Kadang sebuah pelajaran didapat tanpa harus mengisi absen di kampus ya
‘Nin’s last blog post..Abang disini Mi
-
azkaa,, Says:
January 22nd, 2008 at 4:11 amhmm, skrng jd jarang pke kata2 ‘huhuhu’ lg ya pas bls komen? ga asyik ah.. hhe, maaph oot..

-
meneer Says:
January 22nd, 2008 at 1:54 pmndut kau sekarang jadi jago cerita di blog gimana itu? numpahin terus dirangkai-rangkai.
kayanya a to z nya udah qatam 3 X.
jangan2 kemaren kau nga ke jkt yah? -
meneer Says:
January 22nd, 2008 at 1:58 pmbedh bukannya besar, tapi lebar.
itu jargon yang tokcer untuk orang yang berbadan lebar seperti kita.
huahuahuah -
kecap Says:
January 22nd, 2008 at 2:55 pmjudulnya sekalian ganti dong, MENJADI LEBAR DENGAN MAKAN …. meneer ihh tega! hahaha
Ndut, apapun, aku tetap men…..i-mu

-
STR Says:
January 22nd, 2008 at 10:20 pmLhah?? Bukannya Kottler emang laki2, Om?
STR’s last blog post..UKSW GoBlog! atau Malas?
-
extremusmilitis Says:
January 23rd, 2008 at 11:45 amAku sangat setuju dengan apa yang kamu juga ingat Bedh, khusus-nya #4: kepercayaan dan kejujuran akan memberikan kamu kesetiaan.

extremusmilitis’s last blog post..Gempa, Situs BMG Kok Di-Hack!!!
-
bayu Says:
January 23rd, 2008 at 5:52 pmowwwhh abeeeddddhhh janganlaaah pergi,..
tetaaaaplaaahh kauuuu slalu disiniii,…
jangan biarkaaannn dirikuuu sendiriii,..
hanyut didalaaammm seeepiiihhiihiiii,…*nyanyi ala karoke inul*
-
kecap Says:
January 23rd, 2008 at 6:18 pmisshhh, ada orang sakit tuh, dilarang nyanyi tereak2
-
bayu Says:
January 24th, 2008 at 12:08 amwedeww!
lagi sakit toh?hmm,..
cepat sembuh yak,.. -
stey Says:
January 24th, 2008 at 7:54 amBob? kok kayak nama Bos gw yah..
stey’s last blog post..Heaven..
-
Anak Medan Says:
January 27th, 2008 at 1:02 amNice story…
intinya see pake hati yaa…
But anyway, orang india biasa kalau ngomong english kan cepet cepet.. koq iso dia ngomong pelan ?Salam kenal yahh

Anak Medan’s last blog post..Qassia for FREE BACK LINK, Sharing Revenue by Google Ads
-
Hair Says:
January 27th, 2008 at 9:19 amwah, wah, wah
dapet inspirasi baru lagi nich -
Praditya Says:
January 30th, 2008 at 7:43 pmOOT neh Bedh: Kopdar Bandung lihat disini
:mrgreen:
Praditya’s last blog post..Hmm… Ya Ya…
-
nane Says:
January 31st, 2008 at 9:22 pmhuhu… saya nggak terlalu mengerti mengenai hak cipta dsb (maklum.. ga ada jiwa dagang dalam diri saya)…
tp saya setuju bahwa pekerjaan yg bgs itu yg sesuai ama prinsip hidup qt… huhu…salam buat mas bob ya… hehe
kayanya saya pernah mendengar nama doi dimana gitu yaah… tapi saya lupa… >__< hehe.. -
nengbiker Says:
February 2nd, 2008 at 8:31 amlah, ceritanya dipotong dengan kedjam!!
ulangin lagi dong!!!nengbiker’s last blog post..Koneski Dudulski
-
nengbiker Says:
February 2nd, 2008 at 8:32 amoh lagi sakit ya?
nengbiker’s last blog post..Koneski Dudulski
-
nengbiker Says:
February 2nd, 2008 at 8:32 amskalian hetrik aaaaahh

*lam kenal ya*
-
nn Says:
March 5th, 2008 at 4:33 pmpanjang juga ya postingannya, tapi bagus koq.
huhuhu makasih…




