Miss u my Lord
Posted on July 19th, 2008

The Boatman
Artist: Nitin Sawhney and Jayanta Bose
Poroshe kaar aador mekhe
Bheshe elam shaagor theke
Baalir tote notun disha
Aandhar theke aaloye mesha
Batash bhora bhalobasha
Ke kandaari…
Boichho tori…
Aaral theke…?
Pada sentuhan siapa aku punya, mencoreng dengan cinta
yang diapungkan oleh laut
Dengan arah baru, pada pantai berpasir ini
Ketika kegelapan bergabung dengan cahaya
Dan angin yang diisi dengan cinta
Siapakah engkau, Oh Nahkoda
mengendalikan perahu ku…
bersembunyi di Sayap-Sayap…?
Tags: Kolot, Lagu, Nitin Sawhney
Filed under Halitosis | 6 Comments »
ngerti nggak sih?
Posted on April 7th, 2008
pemasaran yang baik adalah memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan memenuhi permintaan akan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh pelanggan dengan baik, tapi terkadang user sendiri nggak ngerti dengan apa yang mereka butuhkan. untuk memberikan barang dan pelayanan yang baik demi kepuasan user diperlukan sebuah rangkaian proses produksi yang baik juga. untuk itu dibutuhkan manajemen dan tekhnologi yang baik.
bagi saya yang tak begitu mengerti ini, membangun manajemen yang baik di butuhkan kedisiplinan, hal yang menjadi musuh bagi saya dari saya kecil huhuhuhu.
lain halnya dengan negara2 maju yang terbiasa menyusun prosedur kerja mereka. Dalam perusahaan saya kami terbiasa dengan bermain sambil bekerja (bukan bekerja sambil bermain loh yah…..) karna ada perbedaan diantara hal itu menurut saya.
bermain sambil bekerja adalah kegiatan yang dilakukan dengan senang hati dan tak terbebankan tidak menjadikannya sebagai suatu kewajiban dan tugas. akan tetapi masih mendapatkan penghasilan dari kegiatan itu sehingga layak di sebut pekerjaan.
sementara bekerja sambil bermain lebih kepada ke tidak disiplinan dan menggampangkan pekerjaan sehingga akan menurunkan hasil yang didapat dari pekerjaan.
tapi ada kelemahan pada kegiatan bermain sambil bekerja ini, biasanya pekerjaan itu juga sering kali tergantung kepada suasana hati sang pelaku sehingga seringkali nggak menghasilkan hasil yang konstant. untuk itu saya rasa disiplin juga diperlukan dalam bermain.
kembali ke kegiatan manajemen tadi, menurut saya untuk memulai suatu bisnis walaupun itu bisnis kecil2an seperti yang sedang saya lakukan sekarang dibutuhkan suatu pendekatan seperti SWAT analisis, agar dapat mengetahui dengan jelas apa yang menjadi kelebihan, kekurangan, peluang dan juga ancaman yang kita hadapi. salah satu kelemahan yang saya sadari yaitu saya tak mengerti ttg manajemen. huhuhu
sama halnya dengan ngeblog, awalnya ngeblog hanya sekedar iseng dan dan hobby tapi nggak tau kenapa lama kelamaan ngeblog juga membutuhkan kedisiplinan, seperti kebiasaan untuk tetap menulis dan juga membaca tulisan orang. untuk terus dapat melakukan kegiatanmenulis dan blogwalking ini dan tidak menjadikannya sebagai suatu tugas dan kewajiban perlu untuk melihat kebelakang dasar awal kenapa memulai kegiatan tersebut dan mengapa hal tersebut dapat menjadi sebuah kesenangan atau hobby. yah tujuan adalah hal penting untuk ditetapkan sebelum berjalan karna kalau sedang cape dan bosan maka istirahat yang lama membuat lemas kaki untuk melanjutkan kegiatan yang udah dimulai. menetapkan tujuan membuat apa yang dikerjakan mempunyai arah yang jelas, jadi kalau tiba2 nyasar dan ketiduran bisa kembali ke track semula dengan cepat.
yang saya rasakan kalau udah lama banget nggak ngeblog dan sempat berhenti posting dan juga blogwalking maka akan timbul rasa malas atau bahkan pikiran tiba-tiba buntu nggak ngerti mo nulis apa. sama seperti sekarang saya nulis nggak jelas juntrungannya
huhuhuhuhu.
postingan ini terinspirasi dari tulisan manajemen dari seorang penulis fiksi horor. sayangnya saya nggak ngerti apa yang ditulisnya di sana.
huhuhuhuhuhu. yang saya tau tulisan itu sangat membantu bagi orang yang pengen belajar manajemen seperti saya. sayangnya saya gi libur belajar dan sedang bermain sambil bekerja. ntar kalo libur belajarnya abis dan harus belajar lagi saya pasti baca2 lagi postingan itu. ato ada niat wat ngajarin privat? huhuhuhuhu
![]()
Tags: Bisnis, Bodoh, Cerita, favorite, fun, Manusia, negara, Purba
Filed under Halitosis, Review | 23 Comments »
drive me, please……..
Posted on February 8th, 2008
masih bernafas
memberangus kehidupan dengan kebohongan dan kezaliman
cermin yang hancur berantakan
tak peduli lagi seorang sahabat yang selalu mengingatkan
sepertinya akan selalu begini temanku yang setia
atau karna kau memang terkurung di sana?
bukakan pintu itu untukku teman
jangan biarkan aku terus di sini
udara malam ini begitu sesak dan panas
tak kusadar kaki ini telah membawaku dan dirinya ke ambang pinggir jurang
tempat yang selalu kita hindari selama beberapa tahun ini
tak ada orang lain
semua ulahku dan
nafasku yang terendah yang terus dan terus memompa
perjalanan beberapa langkah belakang
membawa kan ku cermin melihatmu kembali
bawa aku pulang temanku
kaki ini tak mampu lagi memapah tubuh yang berat
hina purba dan bodoh
kali ini maukah kau membawaku lagi?
kerumah asalku dulu
asal muasal mu dulu
menangis
bersujud
Here I lay……………………
Just like always…………………….
Don’t let me……………………
Go…………………………….
Take me to the edge………….
* Passenger by. deftones
Tags: galau, Kolot, Manusia, Purba, Puritan
Filed under Halitosis | 29 Comments »
?
Posted on February 1st, 2008
haruskah terus bertanya
jika jawabanya ternyata adalah sebuah pertanyaan?
haruskah terus bertanya
jika akhirnya cuma ada pertanyaan yang tak pernah berkesudahan?
ketika semua pertanyaan telah kamu urai
bukankah jawaban ternyata bukanlah suatu penyelesaian?
jadi masihkah perlu semuanya dipertanyakan?
Tags: galau, Manusia
Filed under Halitosis | 33 Comments »
males
Posted on January 16th, 2008
sibuk yah? kok nggak nulis2 lagi?
gimales,
jangan gitu dong!!
gw yang males kok situ yang protes.
suka2 dong.
tapi ngapain bikin blog kalo males2an?
ya suka2 gw, blog gw juga.
nulis lagi lah…..
iya nanti.
knapa nggak sekarang?
males.
kok gitu?
mang gitu.
gak boleh dong.
yah boleh dong, wong blog2 gw. mau gw tutup. mau gak di isi-isi. suka2 gw.
terserah degh.
makasih. ![]()
Tags: Bodoh, Kolot
Filed under Halitosis | 23 Comments »




